Tips Memilih Penerbit Indie

Tips memilih penerbit indie atau indie publishing adalah hal penting sebelum menerbitkan karya. Sebagai mitra penulis, penerbit yang tepat akan membantu kita menyebarkan ide secara efektif. Walau tak berkaitan dengan proses penulisan, penerbit yang suportif akan mempermudah lahirnya buku dengan kualitas atau spesifikasi yang kita inginkan.

10 tips memilih penerbit indie

Saat ini banyak bermunculan penerbit indie di tanah air, bahkan di kota-kota kecil. Akan tetapi, beragamnya penerbit yang muncul justru bisa merugikan kalau kita tak selektif memilih penerbit yang ideal. Berikut ini beberapa poin sebagai tips memilih penerbit indie yang harus kita perhatikan.  

  1. Website penerbit

Hal utama yang penting dipertimbangkan adalah website resmi penerbit. Meskipun berlabel indie, website sangatlah krusial sebagai wadah untuk mengecek portofolio sebuah penerbit. Keberadaan situs penerbit menandakan keseriusan dan profesionalitas penerbit dalam menggeluti bisnis penerbitan.

  1. Ragam jasa/layanan

Ragam atau jenis layanan yang ditawarkan oleh penerbit bisa membantu kita menaksir komitmen dan kapasitas penerbit. Jika penerbit menawarkan ragam jasa/ layanan yang bervariasi, itu berarti penerbit punya sumber daya mumpuni dalam menggarap setiap proyek.

Bukan hanya menerbitkan buku, sebuah penerbit kadang punya opsi untuk membuatkan ilustrasi, pracetak saja, penyuntingan, cetak massal (offset), dan bahkan proses penulisan. Aneka jasa ini sangat bermanfaat jika kita membutuhkan lebih dari satu layanan sebab penerbit menawarkan one-stop service. Dengan begitu, kita tak perlu mencari tempat lain yang bisa berdampak pada melambungnya harga layanan.   

  1. Harga paket

Tips berikutnya dalam memilih penerbit indie adalah memeriksa harga paket yang ditawarkan. Tak perlu malu mengakui bahwa harga adalah komponen utama untuk dipertimbangkan. Jangan hanya terpaku pada harga murah tapi mengorbankan mutu. Sering kali paket harga yang dipilih berbanding lurus dengan layanan yang kita dapatkan. Jangan cuma membandingkan harga murah, tapi cobalah fokus pada kualitasnya.

  1. Buku yang diterbitkan

Jangan lupa melihat judul buku apa saja yang telah diterbitkan oleh penerbit. Dengan menilik judul-judul yang sudah diterbitkan, kita terbantu untuk mengukur jam terbang sekaligus ragam tema yang digarap oleh penerbit indie tersebut. Dari situ kita dapat menentukan apakah akan memakai jasa mereka sesuai dengan tema buku yang telah kita tulis.

  1. Pelajari profil penulis

Sebagai calon penulis, masuk akal bila kita melihat profil penulis lain yang sudah sukses menerbitkan buku. Pelajari latar belakang dan kiprah pribadi mereka sebagai bekal bagi kita sebelum mempercayakan naskah kita pada sebuah penerbit. Penulis-penulis yang mumpuni pada penerbit itu tentu membantu sebagai garansi akan mutu penerbit.

  1. Kualitas buku

Cobalah untuk mengakses bentuk fisik buku yang sudah diterbitkan. Tak harus beli, mungkin bisa meminjam dengan tujuan menilai mutu penyuntingan, desain isi, dan sampul yang dikerjakan oleh penerbit. Yang tak kalah penting adalah kualitas cetakan, mulai dari ketajaman tinta, jenis kertas, hingga kerapian sisiran kertas. Ada kebanggaan tersendiri jika buku kita hadir dalam wujud yang sempurna sehingga layak dikoleksi.

  1. Kepuasan pelanggan

Cari rekomendasi dari teman atau kerabat yang telah menerbitkan buku. Kalau tak mungkin, lakukan pencarian di Google untuk mengetahui testimoni atau kepuasan pelanggan terhadap layanan sebuah penerbit indie. Testimoni memang bisa dimanipulasi, tetapi kita setidaknya punya insting untuk menilai ketulusan testimoni lewat bahasa yang digunakan.

  1. Kecepatan pelayanan

Tips memilih penerbit indie berikutnya: kontaklah nomor yang bisa dihubungi guna mengetahui bagaimana respons penerbit terhadap calon pelanggan. Bukan hanya kecepatan, tetapi juga kesantunan dalam menanggapi pertanyaan kita. Namun ingat, kesantunan bisa saja menipu maka kita mesti jeli membaca reaksi dan tawaran mereka.

  1. Cermati kebijakan penerbit

Jangan sampai tertipu oleh harga paket yang murah atau kualitas fisik buku belaka. Sebelum memutuskan menerbitkan buku pada sebuah penerbit indie, cermati juga kebijakan mereka seputar hak dan kewajiban terutama jika terjadi konflik atau wanprestasi. Harus diperjelas pula bagaimana masa depan naskah kita seandainya kita tak melanjutkan kerja sama.

  1. Cek kantor penerbit

Meski tak ada jaminan, tapi keberadaan kantor fisik bisa jadi faktor unik untuk memilih penerbit indie. Jika memungkinkan, kunjungi kantor penerbit yang kita minati. Ini sebagai ikhtiar untuk menghindari penipuan. Jangan sampai uang kita dibawa lari tapi proyek tak tuntas karena semata mengandalkan komunikasi digital. 

Itulah tips memilih penerbit indie yang tak bisa diremehkan. Gunakan akal sehat dan juga usulan teman saat akan menerbitkan buku menggunakan penerbit indie. Berlimpahnya penerbit indie membuka banyak peluang tapi juga ancaman. Selektiflah dalam memilih dengan cermat mempelajari profil mereka. Memilih penerbit indie yang tepat bisa menjadi jalan emas menuju buku yang laris.

 

Tim Halaman Moeka

www.halamanmoeka.com | Jasa Penerbitan dan Percetakan Buku

 

Link Pilihan:

Artikel Terbaru

06 July 2020

Penulis kini menjadi profesi yang semakin...

Sumber gbr: freepick.com
01 July 2020

Untuk bisa melakukan akselerasi sebagai penulis,...

11 June 2020

Belum lama ini kita peringati Hari Buku...

08 June 2020

*** Sabrina Febrianti, masih duduk di bangku...

29 April 2020

Halaman sebelumnya di: 10 Penulis Buku Indie...

28 April 2020

Bisakah penulis buku lewat penerbit indie sukses...

02 April 2020

Mengenal jenis kertas sepintas menjadi tugas...

19 March 2020

Jenis font yang sering dipakai dalam buku...

Our Facebook