- Terukir beribu kisah dalam perjalananku. Manis dan pahitnya aku yang rasakan. Tak perlu hiraukan nada sumbang yang menerpa. Terus berjalan menatap masa depan dan meraih impian. Bersama doa tulus seorang Ibu menyibak hijab Ijabah Sang Ilahi.
- Empati dan simpati serta kepedulianmu tak ada artinya bagi dia yang tidak bisa menghargai dan tidak bisa bersyukur. Jangan pernah menjadi pelangi dan lilin bagi orang buta karena sia-sia dan menghancurkan diri sendiri.
- Hidup harus bahagia.
Tentang Penulis:
Eko Kurniawan yang akrab dipanggil Eko mulai menulis, khususnya puisi sejak ia duduk di bangku Sekolah Menengah Atas kelas dua. Kecintaan akan puisi dan drama Jepang membuatnya memutuskan untuk memilih jurusan bahasa . Lulus dari SMA Negeri 1 Gresik pada tahun 2003. Setelah itu melanjutkan menuntut ilmu di Universitas Negeri Surabaya pada jurusan Ilmu Pendidikan Bahasa Jepang dan lulus pada tahun 2008.
Mulai Agustus 2008, Eko mulai mengajar Bahasa Jepang di SMA Negeri 1 Kebomas, Gresik. Pada tahun 2011, Eko mendapatkan beasiswa Teacher Training – Long Term dari The Japan Foundation selama enam bulan di Kita Urawa, Saitama, Jepang. Hal itu membangkitkan keinginannya untuk melanjutkan studi kejepangan di Pasca Sarjana Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Jepang, Universitas Negeri Surabaya pada tahun 2014 dan lulus tahun 2017. Pada tahun 2018, Eko berhasil lolos ujian perekrutan Dosen PNS dan ditempatkan di Univeritas Jenderal Soedirman pada program studi S1 Sastra Jepang.







