MUSIM YANG HILANG – KUMPULAN PUISI 2 NEGARA

Meramu Kata Para Penyair


Syukur Alhamdulillah yang dalam, kami panjatkan ke hadirat Allah SWT karena dengan rahmat dan hidayahNya, hati kita senantiasa merindukan cinta dan kasih-Nya. Sehinggamengerakkan jiwa manusia memberikan inspirasi untuk menuangkan bait-bait sederhana di atas kertas putih dan bisa dinikmati oleh pembaca yang budiman. Perasaan gembira mengiring shalawat dan salam teruntuk Nabi Muhammad SAW yang menjadi teladan dan sumber inspirasi hidup kami dalam menapaki perjalanan hidup meraih syafaatnya. Kami sangat gembira, begitu antusiasnya peserta yang ikut dalam kelas menulis online yang ditaja oleh FLP Wilayah Riau, sekitar 60 orang peserta ikut bertungkus lumus, belajar bersama tak kenal waktu.

Ternyata dengan media online cukup menarik minat untuk ikut belajar bersama. Dengan bangga kami mempersembahkan karya para peserta, yang termaktum dalam ANTOLOGI DUA NEGARA “MUSIM YANG HILANG” walau masih ada belum sempurna.. Pembaca yang budiman, dalam menyusun buku ini, kami diliputi rasa sedih, iba dan tidak tega, jika ada karya mereka yang tidak termaktub didalamnya, mereka sudah menuangkan segara rasa, imajinasi untuk menulis yang butuh waktu menguras energi dan pikiran, diharapkan ini menjadi motivasi untuk terus berkarya.

Puisi adalah bahasa kalbu, curahan sanubari dari relung jiwa yang terdalam. Merangkai kalimat puisi itu bisa dengan spontanitas dari apa yang di “rasa”. Karena puisi dasarnya adalah pengungkapan rasa yang langsung dengan media kalimat. Sajak-sajak puisi ini datang dari hati, dan sesuatu yang datang dari hati, maka hati pulalah yang akan menerimanya. Puisi sederhana sebagai curahan jiwa ini telah tercurah mengiringi pena yang menari menuliskan bait demi bait di dalamnya.Semua untaian kata terangkai menjadi sebuah buku dengan kolaborasi Penyair Thailand, Malaysia dan beberapa anggota FLP Wilayah Riau. Akhir kata, karena “tiada gading yang tak retak”, dengan lapang dada kami mengharap saran, kritik, dan masukan yang membangun. Semoga buku ini bisa menginspirasi para pembaca.

Ketua Kelas Menulis Online FLP Wilayah Riau ANTOLOGI DUA NEGARA “ MUSIM YANG HILANG”
Mulyati Umar

 

Link Pilihan:

Artikel Terbaru

10 January 2014

Cloth Diaper (Clodi) atau popok kain modern saat...

13 January 2014

menulis biografi adalah menulis sejarah hidup. Ia...

13 January 2014

Promo murah adalah faktor penting dalam...

13 January 2014

Sering gagal menyelesaikan tulisan? Jangan...

Our Facebook