![]() |
Judul | Penulis | Penerbit | ISBN |
| Menemani:Sebuah Jurnal Refleksi | Ayu Primadini | Halaman Moeka Publishing | proses | |
| Ukuran | Jumlah Halaman | Jenis Cover | Tahun terbit | |
| 148 x 210 mm | 176 | Softcover | 2025 |
Harga: 115.000
Sinopsis:
Suatu hari saat masih duduk di taman kanak-kanak, aku pernah gelisah karena belum juga dijemput ibu. Namun, seorang teman menawarkan untuk pulang jalan kaki bersama. Kebetulan, memang jarak tempuh dari sekolah ke rumah tidak terlalu jauh. Bagiku, ajakan itu menakutkan. Aku tidak hafal jalur perjalanan pulang, belum lagi kalau ada orang jahat di tengah jalan. Tapi temanku meyakinkanku kalau dia akan menemani.
Meski jaraknya dekat, perjalanan itu terasa lama sekali. Aku takut, tapi temanku menggandeng tanganku. Aku tahu, ia juga bukan orang dewasa yang cukup kuat untuk melawan kalau ada orang jahat mengganggu kami. Namun, memang ada kekuatan tersendiri yang datang saat kita tahu ada orang lain yang menemani.
Dan sejak itu, aku suka sekali dengan peran menemani. Aku merasa bukan manusia super yang bisa selalu membantu, tapi aku tahu aku bisa menemani.
Di zaman yang serba canggih ini, banyak orang merasa kesepian. Bukan karena tak ada orang di sekitarnya, tapi karena terkadang riuhnya suasana justru gagal menyentuh kedalaman diri. Kita terus mempelajari banyak hal dan menguasai banyak bidang, tapi sulit mengenali diri kita sendiri.
Di situlah rasa sepi kerap muncul.
Aku tahu rasanya sepi karena merasa jauh dari diri sendiri. Karena itu, aku ingin menemani perjalananmu mengenal diri. Bukan dengan berbagai metode atau teori, sekadar menjadi teman dalam berefleksi.
Aku paham ada banyak kegiatan berdesak-desakkan ingin mengisi waktumu. Karena itu tulisan-tulisan di buku ini dibuat singkat. Kamu bisa membacanya satu per satu di sela kesibukan. Tidak perlu terburu-buru. Tidak perlu dibaca berurutan. Pilih saja judul yang terasa paling dekat dengan kebutuhanmu hari itu.
Di setiap akhir tulisan, aku menyediakan ruang refleksi untukmu menulis apa pun yang ingin kamu keluarkan. Kamu bisa menjawab pertanyaanku di situ atau bisa juga menumpahkan apa pun yang sedang kamu pikirkan dan mengabaikan pertanyaan itu. Kalau sedang malas menulis, isi dengan coretan gambarmu juga tak apa. Pakailah cara terbaikmu sendiri, tidak ada yang akan menuduhmu salah.
Selamat membaca dan berefleksi.
Aku di sini menemani.
Dapatkan bukunya di:

Link Pilihan:









