Dear Ayah Bunda: Nina Kirana, Endah Rini, dkk

Ibu

Ini surat kedua yang kutulis setelah hampir tiga tahun ibu tiada.

Surat yang sengaja kutulis setiap tahunnya tepat hari dimana ibu

menghembuskan nafas terakhirnya dipelukanku.

Ibu saat kutulis surat ini aku gak sanggup membendung

airmataku, airmataku turun berderai derai dengan sendirinya –

sungguh aku gak mampu mengendalikannya bu. Aku kangen ibu,

rinduku tak terperi.

Ibu

Sebenarnya aku bukan hendak mengeluh akan kepergianmu.

Aku yakin ini memang sudah takdirmu bu. Dan akupun yakin Allah

lebih menyayangimu melebihi rasa sayangku kepadamu.

…..

Cerita?tulisan2 lain bisa didaptkan dalam buku ini dgn mengontak penulis di: TanyaEndahZetha@gmail.com

Link Pilihan:

Artikel Terbaru

10 November 2025

Halo, teman-teman semuanya. Sedang merasa...

03 August 2025

Pagi bukan sekadar waktu. Ia adalah fondasi. Cara...

17 July 2025

Apa jadinya jika hidup kita terus-menerus berubah...

02 March 2025

Pernahkan pada suatu moment, kalian mengatakan...

01 March 2025

Kesepian bukan sekadar perasaan melankolis yang...

28 February 2025

Manusia adalah mahluk sosial. Kita membutuhkan...

26 February 2025

Semua orang pasti ingin hidup bahagia. Aman...

26 February 2025

Menemukan orang yang tulus itu sulit. Sama...

Our Facebook

INGIN KONSULTASI?