Menjelajah Sumatera Selatan dalam Puisi
Menorehkan rasa pada kecintaan budaya dan kearifan lokal di belahan
Bumi Sumatera Selatan, baik yang terkenal maupun tersembunyi,
adalah ekspresi anak negeri yang terpancar dalam Buku Antologi Sumsel
Berpuisi. Gaungnya akan sampai jauh ke pelosok negeri, hingga ke
penjuru benua di muka bumi.
Melestarikan budaya dalam seni puisi merupakan salah satu cara untuk
menjadi kebanggaan anak bangsa dan Ibu Pertiwi. Terpatri dalam jiwajiwa
pencinta NKRI, bahwa Indonesia dan khususnya wilayah Sumatera
Selatan adalah harga mati. Selamanya Indonesia indah, selamanya
Indonesia satu.
Palembang, 14 November 2018
Adi Apriliansyah, tokoh masyarakat dan pengamat seni
Puisi-puisi yang dirangkum dalam antologi ini merupakan upaya
memperkenalkan wajah Sumatera Selatan hingga ke seluk-beluk
perkampungan terpencil yang mungkin belum banyak diketahui khalayak
ramai. Ditulis dengan bahasa yang lentur, jujur, indah, dan beberapa
puisi di antaranya bahkan mampu menyentuh pada kedalaman, sehingga
kearifan lokal yang disajikan dalam tubuh puisi tidak sekadar tempelan
atau pembungkus belaka, tetapi dapat dimaknai dengan keutuhan yang
benar-benar nyata.
Ahmad Ijazi H
Penyair
Membaca sekumpulan puisi dengan berbagai latar belakang penulis
tidak hanya memperluas perspektif estetis, tetapi juga memperdalam
pengalaman puitika. Kemelayuan sebagai benang merah buku ini
mengajak pembaca kembali ke akar, kembali ke sumber. Bersiaplah
menjadi radikal dalam arti sesungguhnya….
- Irfan Hidayatullah
Penulis, Penyair, Dosen Sastra Universitas Padjadjaran
Link Pilihan:







