Kumpulan Puisi: Perempuan Selalu Ingat – Dian Rennuati

Proposal

Maukah engkau,

bertemu mata ini setiap hari, tanpa celak dan maskara

Bibir yang sama setiap kali, tanpa lipstik dan sejenisnya
Hanya ada lengkung senyum dejavu yang menarik jiwamu
bergelung dalam relungku dengan segala sederhana

Sudikah engkau kelak, mereguk pahit kopi itu

yang kubuat tergesa sambil menunggu garing telur dadar di

teflon

ditemani deru mesin cuci di belakang

sedang lantai penuh mainan berserakan

(

April 2017)

Diambil dari kumpulan puisi Perempuan Selalu Ingat, karya Dian Rennuati (FLP Palembang)

Link Pilihan:

Artikel Terbaru

10 November 2025

Halo, teman-teman semuanya. Sedang merasa...

03 August 2025

Pagi bukan sekadar waktu. Ia adalah fondasi. Cara...

17 July 2025

Apa jadinya jika hidup kita terus-menerus berubah...

02 March 2025

Pernahkan pada suatu moment, kalian mengatakan...

01 March 2025

Kesepian bukan sekadar perasaan melankolis yang...

28 February 2025

Manusia adalah mahluk sosial. Kita membutuhkan...

26 February 2025

Semua orang pasti ingin hidup bahagia. Aman...

26 February 2025

Menemukan orang yang tulus itu sulit. Sama...

Our Facebook

INGIN KONSULTASI?