Dari karya sederhana ke pencarian tematik serta gaya ungkap lain. Dari cerita sehari-hari hingga pertanyaan tentang diri, pun juga keraguan akan kenyataan. Bali-Borneo mencerminkan semua hal tersebut: sebuah jalinan imaji perihal pertemuan, pengembaraan, serta lirihnya igau lamunan.
Ni Made Purnama Sari adalah penyair yang bergiat dalam berbagai kegiatan penulisan serta kebudayaan melalui Komunitas Sahaja, Bentara Budaya, Tempo-Institute, berikut Pusat Penelitian, Pengkajian dan Dokumentasi Budaya ‘DESTAR’. Setelah menyelesaikan studi Antropologi di Universitas Udayana, ia menempuh pascasarjana di Magister Manajemen Pembangunan Sosial, FISIP Universitas Indonesia.







