Our Facebook
Rampung menulis naskah buku indie Anda? Selamat! Kini waktunya menyunting sendiri naskah Anda. Lho, kenapa mengedit sendiri?
Karena menerbitkan sendiri identik dengan mandiri. Mandiri tahap awal ini bisa dimulai dengan menyunting sendiri. Selain menghemat biaya pracetak, Anda juga bisa mengasah kepekaan berbahasa, dan makin terampil memilah kalimat efektif. 
Nah, bagi para penulis yang ingin belajar menyunting naskahnya sendiri, bisa menggunakan panduan tiga buku berikut. Tiga buku ini juga banyak digunakan sebagai panduan dasar bagi sejumlah editor penerbit in house, serta sejumlah editor paruh waktu.
  • Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)
tesaurus-alfabetis
Saat ini, KBBI terbaru adalah KBBI Edisi Keempat. Kamus ini memuat 90.049 lema dan sublema, serta 2.034 peribahasa. Tak hanya itu, buku ini juga mencantumkan Kata dan Ungkapan Daerah dan Kata dan Ungkapan Asing, Aksara-aksara Daerah di Indonesia, Singkatan, dan Akronim. 
 
Adakah versi online-nya? Ada. Tahun 2008 Pusat Bahasa menyediakan KBBI edisi III dalam format daring. Tujuannya, memudahkan pengguna Bahasa Indonesia mengakses KBBI di manapun dan kapanpun di seluruh dunia, tanpa harus menggunakan versi cetak KBBI. 
 
Silakan kunjungi situs http://pusatbahasa.kemdiknas.go.id/kbbi/

 

  • Tesaurus Alfabetis Bahasa Indonesia. 
kbbi+4
Buku ini berisi: sinonim (kata yang maknanya mirip atau sama dengan pasangan kata yang lain, misalnya, kata ayah bersinonim dengan bapak); antonim (suatu kata yang berlawanan maknanya dengan pasangan kata yang lain, seperti baik berlawanan maknanya dengan buruk); (hiponim adalah kata yang memiliki makna yang lebih sempit daripada makna generik yang merupakan superordinatnya, misalnya, mawar dan melati merupakan hiponim dari bunga); (meronim atau hubungan bagian adalah kata yang memiliki hubungan dengan kata lain yang merupakan bagian dari makna kata lain, misalnya jari merupakan bagian dari tangan). 
 
Dengan tesaurus penulis bisa menggunakan variasi kata dalam tulisan, sehingga pembaca tidak lekas bosan. Tak hanya itu, dengan kosakata yang kaya, penulis juga bisa terpacu untuk lebih kreatif.   
  • Buku Pintar Penyuntingan Naskah 
buku+pintar+penyuntingan

Buku Pintar Penyuntingan Naskah Edisi Kedua ini menyajikan seluruh proses penyuntingan naskah dari awal hingga akhir. Pada edisi kedua ini, penulis membahas Naskah, Penyuntingan Naskah, Penyunting Naskah, Editor, Kode Etik Penyuntingan Naskah, Pemakaian Kata Tertentu, Gaya Penerbit/Gaya Selingkung, dan Naskah Bacaan Anak, yang tidak dibahas dalam edisi sebelumnya.

Nah, selamat menyunting naskah Anda!