Media Pembelajaran – Prof. Dr. Wachidi dan Eko Risdiyanto

Orang besar adalah orang yang selalu mengembangkan diri. Untuk mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) tak ada cara yang paling tepat selain belajar, dan belajar. Belajar dalam hal ini seperti didefinisikan B.F. Skinner adalah perubahan tingkah laku. Dari tidak tahu menjadi tahu, dari tidak paham menjadi paham, dari kurang terampil menjadi mahir, dengan kata lain terjadi perubahan mental dalam diri seseorang.

       Pada zaman kita sekarang ini, seolah-olah untuk belajar, gurulah yang mendatangi rumah atau kantor kita. Masuk ke bilik-kamar menyajikan materi pembelajaran, membagi pengalaman, atau menginformasikan sesuatu. Apakah itu melalui media audio-visual, televisi, video cassette, Video Compact Dise (VCD), atau melalui komputer, CBT (Computer Based Training), CDI (Compact Dise Interrative) CAI (Computer Assisted Instruction), IMI (Interactive Multimedia Instruction).

       Di samping itu, informasi dapat pula diperoleh melalui kegiatan membaca, yang bersumber dari: buku, journal, majalah, surat kabar, tabloit, bulletin, selebaran dan sebagainya. Informasi kita dapatkan berasal dari media elektronik, maupun dari media cetak. Ada yang bersifat ilmiah, edukatif, hiburan, olah raga dan yang bersifat umum.  Sebenarnya belajar bukan hanya berumber dari media elektronik dan cetak saja, melainkan dapat pula diperoleh dari hasil kerja prktik atau mengadakan eksperimen di laboratorium, bahkan belajar bisa didapatkan dari lingkungan alam sekitar.

Walaupun  tersedia beragam sumber belajar, kita (sebagai mahluk otonom dan mandiri) dapat bebas memilih informasi yang cocok dan pas buat kita masing-masing. Kita bisa menyesuaikan dengan tipe (Learning Style) kita masing-maasing, apakah kita termasuk tipe audio, video atau kedua-duanya. Kita dapat menentukan  dari  media sumber belajar mana kita akses. Dari radio, TV, Internet (Web-Based-Instruction), buku, majalah, atau surat kabar. Atau mungkin juga kita termasuk orang yang suka mengadakan eksperimen. Kalaupun kita termasuk di antaranya, ternyata alam sekitar dengan segala fenomenanya cukup menjadi pelajaran buat mereka yang mau berpikir. dst

 

Link Pilihan:

Artikel Terbaru

02 April 2020

Mengenal jenis kertas sepintas menjadi tugas...

19 March 2020

Jenis font yang sering dipakai dalam buku...

11 March 2020

Memiliki buku laris adalah impian setiap...

09 March 2020

Sumber ide menulis sebenarnya nyaris tak...

05 March 2020

Penulis tak hanya punya kewajiban menulis tapi...

04 March 2020

Sejak tahun tahun 1972 kita telah mempunyai...

27 February 2020

Tak perlu diragukan lagi manfaat  menerbitkan...

27 February 2020

Tips memilih penerbit indie atau indie...

Our Facebook