Manfaat Menerbitkan Buku Bagi Guru dan Dosen

Tak perlu diragukan lagi manfaat  menerbitkan buku bagi guru dan dosen. Manfaatnya beragam, bukan sekadar sisi ekonomi dari penjualan buku yang sudah diterbitkan. Dengan munculnya banyak penerbit di tanah air, kemudahan menerbitkan buku semakin terfasilitasi.

Berbekal ide yang digarap menjadi naskah, kita bisa menyulapnya menjadi buku asalkan memahami tips memilih penerbit indie. Kegiatan menulis bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja nyaris tanpa batasan. Tak harus menggunakan peranti khusus seperti laptop, pakai smartphone atau selembar kertas dan pulpen pun jadi. Sekurang-kurangnya untuk mencatat lintasan ide.

Manfaat menerbitkan buku bagi guru/dosen

Melihat beragam manfaat berikut ini, akan sayang jika seorang guru atau dosen tidak menulis lalu menerbitkan buku. Tak ada alasan untuk menunda penulisan karena banyak yang bisa ditulis sebagai karya kreatif. Era serbadigital saat ini kian memudahkan karena sumber bacaan tersedia berlimpah, termasuk kemudahan membeli buku referensi secara online.  

  1. Terapi stres

Sebelum menerbitkan buku, guru atau dosen harus melewati proses menulis naskah hingga tuntas. Proses menuangkan gagasan hingga menjadi naskah utuh bisa  melepaskan beban pikiran. Alih-alih terbebani, menggali ide dan melakukan riset kerap bisa membantu meluapkan apa saja yang tidak terluapkan jika tidak dituliskan. Apalagi jika menulis karya fiksi, akan ada kenikmatan tersendiri saat menyelesaikan tulisan.   

  1. Pengembangan karier

Ketika telah terbit, buku karya guru atau dosen bisa dimanfaatkan untuk mendongrak kepangkatan yang relevan. Semakin banyak judul yang diterbitkan, semakin besar pula kemungkinan untuk meningkatkan jenjang jabatan. Buku apa pun, apalagi jika ditulis dengan jujur dan sesuai keilmuan, akan sangat bermanfaat baik bagi pembaca maupun perkembangan karier.

  1. Asah kemampuan

Kegiatan menulis berarti mengasah keterampilan dalam menuangkan ide dan menyusunnya menjadi naskah yang padu. Diterbitkan atau tidak, proses menulis bisa menjadi wahana berlatih mengolah gagasan menjadi materi tertulis. Bertambahnya judul yang diterbitkan akan membantu mempertahankan keterampilan menulis sekaligus melatih berpikir runtut.

  1. Abadikan keilmuan

Manfaat menulis bagi guru/dosen berikutnya adalah mengawetkan keahlian atau keilmuan yang bersangkutan. Setiap guru atau dosen punya latar belakang keilmuan yang ia tekuni. Entah pengalaman mengajar atau pengalaman menimba ilmu bisa diabadikan dalam bentuk buku. Suatu hari isi buku ini bisa dipetik oleh generasi mendatang.

  1. Keuntungan ekonomis

Bukan memalukan jika penulis berniat meraup keuntungan dari penerbitan bukunya. Seiring bertambahnya jumlah penerbit, menerbitkan buku pun semakin mudah. Asalkan piawai memilih topik dan menggarapnya dengan cermat menjadi buku, guru atau dosen bisa menambah pundi-pundi keuangan. Tentu harus juga didukung dengan teknik pemasaran yang jitu.

  1. Prestise dan kepercayaan diri

Sebagai guru atau dosen yang mampu menulis dan menerbitkan buku, kepercayaan diri akan meningkat. Kesuksesan menerbitkan buku—kendati hanya satu judul—akan menjadi penanda bahwa ia mengalahkan kemalasan dan menaklukkan kegamangan. Akan tumbuh kepercayaan diri berkat tampilan fisik buku yang telah dicetak. Prestise profesional pun terbangun jika buku yang terbit laris terjual atau mendapatkan penghargaan.

  1. Portofolio pribadi

Pada gilirannya seorang guru atau dosen bisa memperoleh kesempatan menjadi pembicara atau narasumber dalam acara yang relevan. Buku-buku yang telah ia tulis dan terbitkan dapat menjadi portofolio yang memperkuat profilnya sebagai pendidik. Portofolio ini bisa digunakan untuk menjajal dunia penulisan profesional setelah mereka pensiun nanti ataupun mencoba peluang beasiswa dan kesempatan serupa.

Menarik banget kan manfaat menerbitkan buku bagi guru dan dosen? Jangan tunggu lagi, segera tuliskan pengalaman pribadi atau perjalanan karier yang boleh jadi sangat berguna bagi para pembaca. Bukan hanya peluang mendapat keuntungan, tapi juga menebarkan inspirasi yang bermuatan pahala. Mari menulis!

 

Tim Halaman Moeka

www.halamanmoeka.com | Jasa Penerbitan dan Percetakan Buku

 

Link Pilihan:

Artikel Terbaru

19 July 2020

Kebuntuan ide atau yang sering disebut...

15 July 2020

Bahwa menulis semakin menguntungkan bukan lagi...

06 July 2020

Penulis kini menjadi profesi yang semakin...

Sumber gbr: freepick.com
01 July 2020

Untuk bisa melakukan akselerasi sebagai penulis,...

11 June 2020

Belum lama ini kita peringati Hari Buku...

08 June 2020

*** Sabrina Febrianti, masih duduk di bangku...

29 April 2020

Halaman sebelumnya di: 10 Penulis Buku Indie...

28 April 2020

Bisakah penulis buku lewat penerbit indie sukses...

Our Facebook