Diksi: Pengertian, Fungsi, Syarat, dan Kriterianya

Diksi adalah pilihan kata yang tepat dan selaras (dalam penggunaannya) untuk mengungkapkan gagasan sehingga diperoleh efek tertentu (seperti yang diharapkan – KBBI online). Diksi juga bisa disebut sebagai pilihan kata di dalam tulisan yang digunakan untuk memberi makna sesuai dengan keinginan penulis. Syarat diksi adalah tepat, benar, dan lazim. Pemilihan diksi yang tidak tepat menyebabkan perbedaan makna dan akhirnya pesan di dalam tulisan tersebut tidak tersampaikan kepada pembaca. Para penulis memilih diksi yang benar agar komunikasi antara penulis dan pembaca tidak bias. Sedangkan para penyair atau penulis sastra menggunakan diksi untuk memperoleh makna puitis tertentu. Dalam sastra,  diksi yang tepat akan menimbulkan imajinasi yang memiliki estetika atau keindahan.

Penerapan diksi yang paling dasar adalah pada pengungkapan gagasan penulis. Selain itu, diksi dapat diterapkan pada saat berbicara di depan publik maupun untuk menulis beragam karangan. Penggunaan ketepatan pilihan kata ini dipengaruhi oleh kemampuan pengguna bahasa yang terkait dengan kemampuan penulis untuk mengetahui, memahami, menguasai, dan menggunakan sejumlah kosakata secara aktif.

Baca juga: 10 Font yang Sering Dipakai dalam Buku

Syarat

Diksi digunakan sebagai cara untuk menentukan suatu tuturan bahasa. Syarat paling awal dalam penggunaan diksi adalah adanya sejumlah kata yang artinya mirip. Dari beberapa kata tersebut kemudian dipilih satu kata yang paling tepat untuk mengungkapkan suatu pengertian. Diksi bukanlah sekadar memilih kata mana yang tepat, tetapi juga harus mempertimbangkan kecocokan kata dengan konteks. Selain itu, makna dari kata harus bersesuaian dengan nilai sosial yang berlaku di dalam masyarakat pemakainya. Pemiilihan kata secara mahir hanya dapat dilakukan jika ada penguasaan kosakata yang cukup luas. Pengguna diksi juga harus memiliki kemampuan dalam membedakan secara tepat kata-kata yang memiliki makna yang serupa.

Fungsi secara Umum

  1. Membantu orang yang membaca ataupun mendengar mengerti apa yang disampaikan penulis atau pembicara.
  2. Menciptakan aktivitas komunikasi yang lebih efektif dan efisien.
  3. Menyampaikan gagasan atau ide dengan tepat.
  4. Membentuk ekspresi ataupun gagasan yang tepat sehingga dapat menyenangkan pendengar ataupun pembacanya.

.Baca juga: 5 Alasan Menerbitkan Buku Secara Indie

Kriteria

Pemakaian bahasa yang dapat mengungkapkan gagasan, pendapat, pikiran, atau pengalaman secara tepat, harus memperhatikan kriteria pemilihan kata. Tiga kriteria dalam diksi yaitu ketepatan, kecermatan, dan keserasian.

a. Ketepatan

Indikator ketepatan pilihan kata tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Mengomunikasikan gagasan berdasarkan pilihan kata yang tepat dan sesuai berdasarkan kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar;
  2. Menghasilkan penafsiran atau pemaknaan yang tepat, tidak ambigu, dan tidak menyebabkan salah paham;
  3. Menghasilkan respons pembaca atau pendengar sesuai harapan penulis atau pembicara; serta
  4. Menghasilkan target komunikasi yang diharapkan.

 b. Kecermatan

Kecermatan dalam pemilihan kata berhubungan dengan penggunaan kata yang diperlukan untuk mengungkapkan gagasan tertentu. Pemakai bahasa harus mampu menggunakan bahasa yang singkat sehingga menghemat penggunaan kata. Penggunaan diksi yang cermat akan mengurangi jumlah kata sehingga tulisan menjadi ringkas dan tidak ada kata yang bersifat mubazir. Selain itu, pemakai bahasa harus mampu memahami penyebab terjadinya kemubaziran kata. Kemubaziran kata merupakan penggunaan kata-kata yang kehadirannya dalam konteks pemakaian bahasa tidak diperlukan. Pemahaman terhadap kemubaziran kata dapat menghindari penggunaan kata yang tidak perlu dalam konteks tertentu.

c. Keserasian

Keserasian dalam diksi berkaitan dengan kesesuaian penggunaan kata-kata yang sesuai dengan konteks pemakaiannya. Konteks pemakaian dalam diksi berkaitan dengan faktor kebahasaan dan faktor nonkebahasaan. Faktor kebahasaan ini meliputi kesesuaian kata dengan konteks kalimat dan penggunaan bentuk gramatikal. Selain itu, faktor kebahasaaan juga berkaitan dengan penggunaan idiom dan penggunaan kata yang lazim. Sedangkan faktor nonkebahasaan yang berkaitan dengan diksi yaitu situasi pembicaraan, teman bicara atau lawan bicara, sarana pembicaraan, kelayakan tempat berbicara, dan kelayakan penggunaan waktu selama pembicaraan berlangsung.

 

Diolah dari: https://id.wikipedia.org/

 

Link Pilihan:

Artikel Terbaru

10 September 2022

CETAK KALENDER - DAFTAR HARGA CETAK KALENDER...

28 January 2022

Pernahkah kamu membaca buku biografi? Apa isinya...

25 January 2022

Diksi adalah pilihan kata yang tepat dan selaras...

13 February 2021

Cara membuat ebook dari Ms Word Doc sangatlah...

03 February 2021

Untuk mengetahui pentingnya membangun personal...

18 January 2021

Cara mudah koreksi kesalahan kata (typo dan kata...

13 January 2021

Cara-cara memasarkan buku melalui internet yang...

12 January 2021

Perlu diketahui bahwa keuntungan bagi yang hobi...

Our Facebook

INGIN KONSULTASI?