10 Manfaat Membaca Bagi Penulis

Untuk bisa melakukan akselerasi sebagai penulis, serangkaian manfaat membaca buku berikut ini wajib dicatat dan diingat. Pada prinsipnya, membaca apa pun berkontribusi positif terhadap kemajuan penulis, baik dari sisi profesional maupun secara mental. Frasa membaca buku masih relevan karena kini semakin banyak buku dialihbentukkan menjadi bacaan digital atau e-book. Dengan demikian manfaat membaca semakin mudah diperoleh mengingat akses pada bacaan—baik berbentuk buku, jurnal, ataupun berita—semakin mudah dan praktis.

Kesadaran penuh tentang manfaat membaca akan mendorong penulis untuk tidak cepat berpuas diri dengan sebatas menghasilkan karya tanpa memperkaya dengan asupan dari sumber lainnya. Apa pun genre yang penulis pilih untuk ditekuni, aktivitas membaca berperan vital untuk mengembangkan potensinya secara optimal. Entah menulis untuk penerbit indie ataupun penerbit mayor, kebuntuan ide bisa dipecah dengan cara membaca sumber yang tepat, dan keruwetan pikiran bisa diurai lewat aktivitas yang sama.

Manfaat membaca bagi penulis

1 | Keterampilan berbahasa

Manfaat yang langsung terasa saat kita membaca adalah bertambahnya kosakata. Koleksi kata tersebut bisa kita manfaatkan untuk membuat tulisan kita semakin segar dan bervariasi. Pola kalimat bisa disusun dengan lebih kreatif berkat himpunan kata baru hasil membaca. Sebagai senjata utama menyampaikan ide, gaya tutur akan meningkat dan mempermudah kita mengekspresikan gagasan secara lebih luwes sesuai tujuan.

2 | Menambah wawasan

Dengan membaca, bukan hanya kosakata dan keterampilan berbahasa yang bertambah. Wawasan juga akan meningkat secara signifikan karena kita belajar hal baru atau memperdalam hal-hal yang sudah kita kenal sebelumnya. Selain informasi umum mengenai kabar terbaru di dunia, membaca juga memungkinkan kita meningkatkan kecakapan atau penguasaan atas materi sesuai bidang yang kita geluti untuk dikembangkan menjadi karya baru.

3 | Mendongkrak kepercayaan diri

Berbekal informasi dan pengetahuan baru tentang berbagai hal atau bidang tertentu, kepercayaan diri kita sebagai penulis akan terdongkrak. Penulis yang well-informed dan well-versed punya bekal mumpuni baik untuk berinteraksi dengan sesama penulis ataupun untuk merancang karya yang lebih bernas. Pengetahuan luas berkat membaca menjadi bekal penting untuk memperluas jaringan untuk pemasaran buku juga pengembangan diri ke tingkat lebih lanjut.

4 | Menyehatkan otak

Manfaat membaca berikutnya adalah melatih otak agar aktif bekerja. Proses membaca menuntut otak untuk melakukan aktivitas yang kompleks. Seorang ahli neurosains sekaligus direktur Emory’s Center for Neuropolicy bernama Gregory Berns mengonfirmasi hal ini. Lewat penelitian yang dimuat di Jurnal Brain Connectivity, Berns membuktikan bahwa membaca novel dapat meningkatkan konektivitas di bagian korteks temporal kiri. Ini adalah ranah otak yang bertugas memproses bahasa. Penelitian lain menegaskan bahwa membaca mampu memperkuat koneksi otak dan membangun koneksi baru. Membaca adalah cara mudah merawat otak.

5 | Mengasah konsentrasi

Bukan rahasia lagi kita butuh berkonsentrasi saat membaca apa pun, terutama membaca buku dengan tema yang serius. Kegiatan membaca yang dilakukan secara rutin otomatis mampu meningkatkan konsentrasi misalnya lewat alur cerita yang harus diikuti atau maksud teks yang sedang dibaca dan harus dicerna.

6 | Wahana hiburan

Membaca menawarkan keasyikan tersendiri bagi penulis atau siapa pun yang menyukainya. Bukan cuma bertambah ilmu atau wawasan, membaca juga bermanfaat sebagai media hiburan yang tak kalah rekreatif. Sesederhana karena font yang indah, membaca bisa menjadi jeda bagi aktivitas utama lainnya, termasuk menulis buku, agar otak tidak spaning dan tetap rileks. Membaca adalah bentuk hiburan murah yang banyak guna.

7 | Membangun imajinasi

Manfaat membaca berikutnya yang tak kalah vital adalah membangun iklim imajinatif bagi otak. Imajinasi bukan melulu dibutuhkan untuk menulis karya fiksi. Imajinasi juga mencakup daya pikir untuk membangun hubungan antargagasan yang efektif agar nyaman diterima pembaca. Kebiasaan membaca buku fiksi, misalnya, akan membantu penulis terus belajar menerjemahkan realitas ke dalam cerita secara luwes dan memikat. Apa yang ditulis di atas kertas bisa terasa hidup berkat imajinasi.

8 | Mempertajam empati

David Comer Kidd dan Emanuele Castano pernah mengadakan penelitian yang berujung pada kesimpulan bahwa membaca karya fiksi ternyata mampu mendorong terciptanya “theory of mind.” Theory of mind adalah kemampuan seseorang untuk memahami kondisi mental, keyakinan, keinginan, dan pemikiran orang lain yang berbeda-beda. Lewat proses membaca yang kontinu, keterampilan sosial bisa diasah dan empati bisa dipertajam. Berbagai skema kondisi atau alur dalam karya berbeda dapat mengasah kepekaan dengan mengaitkan pada pengalaman pribadi masing-masing.

9 | Membangun daya analitis – problem solving

Penulis dituntut punya kemampuan analitis yang memadai. Aktivitas membaca buku, terutama tema-tema tertentu, dapat membiasakan diri penulis menyelami cerita yang menuntut pemecahan masalah lewat penuturan yang memikat dan menantang. Selain terbiasa berpikir runtut, daya analitis seperti ditunjukkan oleh tokoh yang diceritakan lambat laun akan terbentuk.

10 | Menimba ide

Bagi penulis, ide merupakan bahan pokok yang turut menentukan kesuksesan naskah untuk digarap menjadi buku. Tak jarang penulis mengalami creative block sehingga manfaat membaca ini perlu dicatat dengan sangat kuat. Membaca buku bisa menjadi tambang ide yang bisa terus dikeruk. Menimba ide dari berbagai materi bacaan—baik buku atau majalah kesayangan—adalah manfaat yang bukan hanya produktif tetapi juga solusi kreatif.

Akhirnya, siapa pun Anda, baik penulis pemula atau dosen dan guru yang ingin mengembangkan karier melalui tulisan, manfaat membaca di atas tak bisa dikesampingkan. Secara instan membaca mungkin tidak menghasilkan uang. Namun, keuntungan nonfinansial jauh melampaui kepuasan materi yang bisa dirasakan saat kita menghubungkan ide-ide menjadi buku baru yang bermutu.

 

Link Pilihan:

Artikel Terbaru

06 July 2020

Penulis kini menjadi profesi yang semakin...

Sumber gbr: freepick.com
01 July 2020

Untuk bisa melakukan akselerasi sebagai penulis,...

11 June 2020

Belum lama ini kita peringati Hari Buku...

08 June 2020

*** Sabrina Febrianti, masih duduk di bangku...

29 April 2020

Halaman sebelumnya di: 10 Penulis Buku Indie...

28 April 2020

Bisakah penulis buku lewat penerbit indie sukses...

02 April 2020

Mengenal jenis kertas sepintas menjadi tugas...

19 March 2020

Jenis font yang sering dipakai dalam buku...

Our Facebook