Halaman Moeka | Toko Buku Online

Viewed products

Manufacturers

Online Help

    .
    CS 1
    Status YM

1

TRACK JNE

Photobucket

facebook

twiter

_________________

Syukur Tiada Akhir

Jejak Langkah Jakob Oetama. Perjalanan Harian Kompas--yang terbit pertama tanggal 28 Juni 1965 dan didirikan oleh P.K. Ojong (1920-1980) dan Jakob Oetama--tak bisa lepas dari tiga titik balik yang menentukan.

Lebih detail

On sale On sale!
Rp.78.400 tax incl.

Rp.98.000 tax incl.

harga direduksi oleh 20 %)


SINOPSIS
Perjalanan Harian Kompas--yang terbit pertama tanggal 28 Juni 1965 dan didirikan oleh P.K. Ojong (1920-1980) dan Jakob Oetama--tak bisa lepas dari tiga titik balik yang menentukan.

Pertama, keputusan Jakob Oetama siap memikul tanggung jawab menandatangani surat permintaan maaf, dini hari 5 Februari 1978. Kedua, keputusan Jakob Oetama memilih profesi jurnalistik sebagai panggilan hidup. Ketiga, kepergian P.K. Ojong yang mendadak tanggal 31 Mei 1980, padahal selama ini urusan bisnis menjadi tanggung jawabnya, sementara urusan redaksi tanggung jawab Jakob Oetama.

Apa yang bakal terjadi andaikan Jakob Oetama tidak mengambil alih tanggung jawab? Kompas mungkin akan tinggal nama, menjadi salah satu fosil korban pemberedelan. Andai Jakob Oetama menjadi dosen dan dikirim mengambil program doktor di Universitas Leuven, Belgia atau University of Columbia, AS seperti yang dijanjikan, mungkin tidak akan lahir koran dengan terobosan-terobosan mencerahkan, yang merupakan bagian dari usaha untuk sintas di bawah pemerintahan Soeharto.

Banyak pengandaian yang lain, yang jelas sekian suku usaha tumbuh dan berkembang di bawah nama Jakob Oetama, sosok sederhana yang lebih senang disebut wartawan daripada pengusaha; yang selalu menyebut keberhasilan Kompas adalah berkat kerja keras, sinergi, dan karena diberkati Allah. Seolah-olah semua terjadi secara kebetulan, tetapi sebenarnya semua terjadi berkat penyelenggaraan Allah (providentia dei). Un journal cest un monsieur, koran itu bersosok, kata pepatah Prancis.

Karena sosok Jakob Oetama, Kompas pun bersosok. Begitu pula sebaliknya. Deus, gratias agimus tibi. Tuhan, kami bersyukur pada-Mu!


DETAIL

Judul Syukur Tiada Akhir
ISBN / EAN 9789797096014 / 9789797096014
Author St Sularto
Publisher Penerbit Buku Kompas (PBK)
Publish 27 September 2011
Pages 1354
Dimension (mm) 140 x 210

No customer comments for the moment.

Only registered user can post a new comment.

Cart  

(empty)

Copyright © 2010 - 2012 Halaman Moeka | Toko Buku Online. All Rights Reserved .